Tampilkan postingan dengan label belahan jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belahan jiwa. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Mei 2013

Sekolah untuk Nanda - Psikotest masuk SMP

Hari Senin, 26 November 2012, ketemu dengan KepSek dan WaKepSek Kesiswaan (?) SMP CB, mengenai hasil Psikotest masuk SMP.

1. Seingetku, pada informasi awal dari pihak sekolah (SD, SMP), disampaikan bahwa psikotest ini adalah 'hanya' salah satu syarat administratif. Ini bukan untuk menentukan diterima dan tidaknya Nanda ke SMP CakBun, mengingat dia adalah alumnus SD CakBun juga. Jadi, pasti diterima.

2. Diinformasikan juga bahwa psikotest ini, untuk menentukan bagaimana mereka akan men-treat Nanda setelah di SMP nanti. Mana weak points and strength points dia. Sehingga diharapkan akan didapat strategi belajar yang baik, efektif dan enak untuk semua pihak.

So, aku yang tadinya setengah hati mau memasukkan Nanda ke sekolah regular jadi utuh hati. Yang tadinya agak ragu jadi merasa lebih yakin. Maksudku, jika memang sudah jalannya dia sekolah di SMP regular lagi, kuyakini ini memang sudah jalan-Nya.

Meskipun begitu, kalau tidak diterima juga masih ada jalan lain untuk pendidikan Nanda.

Jadi, setelah intro yang cukup panjang lebar dari KepSek, disambung WaKepSek, aku mulai meraba bahwa Nanda tidak diterima. And begitulah, memang tidak diterima. Yang aku sesali, mereka tau banget kondisi Nanda separah apa, toh ada laporan dari pihak SD, aku juga sudah ketemu KepSek sebelum jadwal Psikotest untuk memberi info ttg kondisi Nanda yang sejujur-jujurnya. Jadi seharusnya pihak SMP tidak perlu menganjurkan Nanda untuk mendaftar ke sana sejak awal, jadi kami gak perlu buang-buang sejuta rupiah buat booking fee sama psikotest.

Yang lebih aneh lagi, dihasil itu tertulis: 'diindikasikan autis'.
WHATTT? Kelucuan yang menyedihkan. Helloooo Mbak Psikolog, dari awal juga sudah dibilangin kalau anakku autis. Lha wong keliatan banget gitu lohhh... And bolak-balik kubilang: anak autis seperti anak saya sering tidak mau melihat mata kita ketika bicara atau diajak bicara, tapi mereka menyimak, Mbak. Anak saya meskipun autisnya parah tapi setelah diet ketat, terapi biomedis, terapi fisik, dll dia sudah jauh membaik dibanding dulu. Perasaan selama wawancara dulu itu, aku bilang 'anak saya autis' ada kali seratus kali (haha.. lebai deh).

Tadinya aku mau protes, ngomel-ngomel, nangis-nangis tapi urung. Kasian aja sama sekolahan sebagus CB. Mosok dapet report seperti itu nggak protes!

Well, akhirnya aku sempet protes juga ke unit SD. Ditanya KepSek SD, apa mau dibicarakan lagi dengan pihak SMP, Mama? No, thank you, Bu.

Deep down inside, meskipun Nanda akan banyak berteman dan bersosialisasi dan juga bakatnya akan lebih terasah krn SMP CB aktif kegiatan extra dan channel-nya bagus dgn banyak pihak, aku sadar bahwa Nanda bakal kesulitan utk belajar di sana. Dia perlu sekolah yang bisa fokus ke mata pelajaran UN SMP, tidak terlalu lama di sekolah (kalo kelamaan kurang efektif, nggak bisa nambah les piano).

Jadi, aku rasa Home Schooling Alam insya Allah akan jadi pilihan yang lebih baik.


Minggu, 26 Februari 2012

Nanda dan Fur Elise, 25.02.2012

Nanda, pentas di FX Plaza Jakarta, bareng sama sekolah musik Taman Musik Dian Indonesia (Dian HP). Kebetulan dia kursus piano disana. Belum lama sih, belum setahun. Tapi kelihatan perkembangannya dalam hal: mau membaca partitur. Hehe...
Selama ini, kalau belajar sama kak Olive, ogah-ogahan banget. Ngandelin "kuping" terus.
Tapi itu juga sudah amazing bangetlah. Alhamdulillah banget.

Main pianonya sendiri pas pentas ini, justru nggak se-smooth latihan dirumah. Mungkin nervous karena nunggunya kelamaan. Apalagi beberapa anak ada yang perform main drum. Kayaknya gatel banget tuh kaki dia pengin main drum juga. Ada beberapa part yang dia kurang betul (dan langsung nengok ke Ibu-nya), tapi cuma yang bener-bener2 ngerti aja yang tahu. Selamet deh, Kak! Hihihi... Santailaaaah, nggak ada yang nilai ini...

Cuma nggak tau kenapa, setiap dibilang mau perform, selalu maunya pakai baju yang sama terus. Dipaksa ganti baju yang lain juga nggak mau. Ah, ya sudah biar aja, ntar malah ngambeg jadi lebih repot kan.. Uhmm, mungkin dia tahu, kalau pakai kemeja abu-abu ini, dia kelihatan ganteng. Ahahaha...

Enough said, please enjoy everyone...

http://youtu.be/1U1jt0LlT-o

Minggu, 01 Januari 2012

Sarapan Pertama 2012







Melewati malam 31.12.2011 harus tetap terjaga. Memastikan Nanda masuk ke dalam kereta Argo Bromo Anggrek Semarang Jakarta dengan selamat, mengingatkan si Om Dedek ini itu agar hati tenang (hati Ayahnya terutama). Di luar, para tetangga sedang merayakan keriaan malam pergantian tahun dengan gathering di jalan depan rumah. Sate, Jagung bakar, karaoke, kembang api, hati riang, para bocah berceloteh ramai.. Sayangnya kok kami tidak tertarik bergabung.


Buka kulkas ketemu bahan-bahan makanan. Maka, jadilah seloyang Lasagna. Dipanggang malem buat sarapan paginya. This is for you, my loveee... Maaf sudah lama gak masak.. :)





Senin, 14 November 2011

Autism is Not the End of the World









































Mall Depok, 13 April 2011



Nanda pentas bersama Purwa Caraka Depok. Membawakan lagu Rock and Roll (Dave Weckl). Way to go Nanda! Kami bangga padamu!! Muacchhh....




Selasa, 04 Oktober 2011

Pasta Gigi untuk Berdoa :)


Bimo, my 2nd son, is getting 5 yrs on 16 Oct. 2011

Kemarin malam sebelum gosok gigi, dia bilang dari dalam kamar mandi.

'Ibu, pasta gigi ini untuk berdoa, ya?'
'Ha? Apa maksudnya, kakak Bi?'
'Iya, untuk berdoa. Lihat deh ada tulisan arabnya'
Sebetulnya, saya menahan senyum.
'What is the writing?'
'Bismillaah... (kemudian dia diam dan melihat saya). Ahhh, aku tidak tahu..' Katanya sambil senyum malu-malu.

Hehehe... Sebetulnya itu tulisan arab yang lumayan panjang, mengenai tata cara menggosok gigi dan petunjuk tentang kesehatan gigi, yang dicantumkan oleh sang produsen di tube pasta gigi. Saya sendiri tidak tahu bagaimana membacanya, tetapi ada sih terjemahan bahasa Indonesia dan Inggrisnya (lupa...). Yang jelas, bukan doa, sih...

Ahhh, Bimo, Ibu sayaaaaang sekali sama kamu, Nak...