Tampilkan postingan dengan label kenangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kenangan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Desember 2011

White, Blue and You

If I had not met you,
then I wud not have experienced that pain and sadness
and memories filled with tears.

But If I had not met you,
I wud also have not experienced that joy, exitement, preciouseness,
and the feeling of absolute happiness.

You showed me how to enjoy hard life by smiling and holding hand each other.
But then life was so funny and destiny was cruel to make us separated.

So, how are you now?
I continue to love everything in white & blue.
I continue to love the sea and grass and wild flowers.
I continue to love mountain that we had ever planned to climb together.
And, where are you now?
I'm feeling so down now and remember you. I miss you, a lot.
Can I have a little peace in you?

(Na, 21.03.2011)

Kamis, 06 Oktober 2011

Anak-anak Saya adalah 'Korban' Apple

RIP - Steve Jobs, you're one of God's greatest creatures in the world!




Anak-anak saya adalah 'korban' Apple. Ya, mereka lahir gara-gara produk Apple, tepatnya notebook mereka, the Mac.



Saya pertama kali ketemu suami di kantor lama saya, my beloved Minproc Engineers Indonesia. Sekitar tahun 1996 awal. Dia tidak sekantor dengan saya, tapi dia tax auditor tamu untuk kantor saya. Tapi karena memang tidak ada relasi kerja, kami paling ketemu muka aja, kalau pas dia lewat mau masuk ke ruang akunting yang memang terletak di bagian belakang kantor. Atau pas dia perlu fotokopi sesuatu, karena mesin fotokopi letaknya ada di dekat saya.


Suatu pagi, ketika dia sedang audit di Minproc, dia menanyakan dimana bisa cari sarapan. (Kebetulan kantor masuk jam 7 pagi. Dia datang sekitar jam itu, yang mana terlalu pagi jadi belum sempet sarapan. Ada deadline, katanya.). Saya bilang ke dia dengan muka lempeng: 'Lha, kan udah sarapan? Oh, pantesan masih laper, lha wong makannya cuma segigit doang gitu...'

Dia bengong saja pada mulanya. Tetapi kemudian jadi senyum-senyum setelah saya menunjuk ke tas notebook yang diselempangkan di badannya. Hihihi.. ya, dia pakai Mac. Dengan lambang apelnya yang cuma kegigit sedikit. ;P


Beberapa minggu kemudian ketika ketemu lagi, saya yang memang tukang iseng (apa lagi cari perhatian dia, ya? hehe...), bilang lagi ke dia: Mas, notebooknya habis jatuh, ya? Itu, apelnya grumpil tuh..! Kekeke...



Selang berbulan kemudian ketika akhirnya kami jadian, saat itu saya sudah pindah kantor, dia bilang jatuh cinta sama saya karena saya lucu. Waksss...



Jadi, ketika orang-orang mengenang Steve Jobs dan Apple karena produk yang mereka gunakan, saya lebih mengenang Steve Jobs karena romantisme kisah cinta saya. Karena Apple telah mempertemukan saya dan suami, dan melahirkan tiga anak lelaki yang pada doyan apel. (in fact, apel adalah satu-satunya buah yang Bimo mau makan!).



Good bye, Sir, be in peace in your new place!

Minggu, 25 September 2011

Catatan Suatu Hari

seperti pernah kukatakan padamu dulu:
jika ada yang ingin kubeli bersamamu, akan kubeli waktu.
akan kutawar sebaik-baiknya agar kudapat terbanyak dari semua waktumu yang tersisa.
jangan tawarkan aku segala yang bisa dibeli dunia, beri aku satu saja: waktu.

pada hari itu, pada ruang yang hanya milik kita, ketika senyummu saja tidaklah cukup, ketika genggam tanganmu, ketika kecupmu, ketika pelukmu tidaklah cukup, apa lagi yang bisa kuinginkan? hanya waktu!

terima kasih sudah memberiku, bahkan yang tidak pernah kubayangkan kumiliki darimu:
kehangatan, cinta dan rindumu.

akan selalu kuingat, setiap jengkal kenangan dan harum ruang waktu yang kita miliki saat itu. akan selalu kuingat...

(dataterpatridalamhati)